Cahaya biru hilangkan kantuk

Lihatlah cahaya biru,mungkin itulah cara mengatasi si kantuk, selain mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein.

Penelitian kecil terhadap 16 orang menunjukkan bahwa cahaya dengan panjang gelombang rendah, misalnya biru membuat mereka bersemangat kembali “pancaran cahaya biru menurunkan kantuk secara langsung” kata steven lockley, asisten professor di sekolah kedokteran Hardvard, para sukarelawan yang dihadapkan cahaya biru menjadi benar-benar terjaga sepanjang malam.


“pengaruh tahan lama, untuk cahaya biru hingga 6,5 jam” tidak dijelaskan berapa besar intensitas dan lamanya mereka dihadapkan dengan cahaya biru, lockley hanya berujar bahwa pengaruh tersebut mungkin lebih panjang, meskipun terbatas, jika cahaya biru dilihat lebih lama.

Penelitian tersebut memperkuat temuan sebelumnya yang menyatakan bahwa mata melihat sesuatu tanpa sadar. Penelitian lainnya yang menunjukkan bahwa kemampuan mata yang tidak disadari itu membantu mengatur siklus biologis mata selama 24 jam. Dengan demikian tubuh akan bereaksi kapan harus istirahat dan kapan harus aktif.

“temuan ini semakin memperkuat bukti adanya sistem penerimaan cahaya yang tidak hanya berperan dalam proses penglihatan” hasil penemuan ini menunjukkan bahwa cahaya biru dapat mengatasi rasa lelah bagi orang-orang yang bekerja malam hari, pekerja malam, pilot, atau astronot.

Meskipun demikian masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan besar pengaruhnya. Selain itu, cahaya biru dalam dosis yang berlebihan dapat menyebabkan bahaya pada mata. Penelitian yang mendukung oleh national space biomedical research intistute ini dimuat dalam jurnal sleep edisi 1 februari.

Komentar